Rabu, 21 Januari 2015

Ibu

         Hal yang pertama kali muncul saat kata itu muncul adalah orang yang selalu sabar merawatku dengan sepenuh hati. Ibuku adalah seseorang yang baik, cantik, sabar, dan orang yang sangat menyayangiku. tanpanya aku tak akan ada di dunia ini. ada beberapa hal yang membuatku sangat beruntung memiliki seseorang seperti beliau.
          Yang pertama adalah, karena Ibu begitu sabar. selau sabar merawatku dari kecil. ketika aku masih kecil, aku memang sangat rewel dan banyak maunya. tetapi ibu tetap sabar dan teguh menghadapi semuanya. seperti saat merawat nenekku yang sakit. ibuku tetap kuat merawat nenekku. memandikannya, menyiapkan obatnya, menyuapinya, membantunya berjalan, membersihkan kamarnya, dan yang lain.
         Ibuku pintar memasak, maakan ibuku memang yang paling enak, dan ibuku juga adalah orang yang paling pandai dalam membuat kue, itu juga adalah salah satu yang mendorongku untuk bisa membuat masakan atau kue sepertinya. walaupun sudah beberapa kali gagal, tetap saja aku terus berusaha.
          Ibuku orang yang kreatif. ibuku pintar membuat kerajinan dan telaten. hasil kerjanya sangat rapi dan apik. aku juga mulai belajar sedikit demi sedikit darinya, hingga sekarang aku sudah bisa membuat aseksoris bros bunga yang biasanya aku sematkan di kerudungku. aku senang bisa menggunakannya.
          Ibuku adalah orang yang hebat, ibuku bisa melakukan semua pekerjaan yang sangat melelahkan. ketika aku memiliki waktu dirumah, kulakukan untuk membersihkan rumah, walaupun hanya dari ruang tamu sampai teras.
          Ibuku ada guruku. setiap hari yang selalu memberikan pelajaran hidup untuk selalu kuat menghadapi setiap masalah yang ada. ibuku mengajariku dari aku belum bisa apa apa, sampai aku menjadi seperti ini. dari aku yang baru bisa duduk menjadi berlari kencang, dan semua pelajaran itu adalah pelajaran hidup bagiku.

Kamis, 08 Januari 2015

Lembaran Baru Di Tahun Baru (resolusi 2015)

         Ini semua berawal dari bulan akhir di tahun 2014. Aku sedang menghirup sejuknya udara pagi pegunungan. saat itu meminum secangkir teh di teras samping sebuah guest house dan melihat matahari yang terbit dari tempat itu memang menyenangkan. aku yang sedang menatap langit yang semakin lama semakin terang, dan mulai berfikir "tahun ini akan segera berakhir, kenangan yang ada di tahun ini memang sangat indah, saat saat bersama dengan orang yang disayang akan aku rindukan" memang tahun lalu benar benar sangat indah. namun kini saatnya move on dari 2014.
          Ini masih tanggal 29, aku masih bisa membuat perencanaan untuk tahun depan. aku masih punya waktu. hingga akhir tahun ini. tepat tanggal 31. memang, saat ini aku sedang liburan bersama keluarga Bani Husain. di sini juga ada 2 saudara sepupu yang satu sekolah denganku, jadi sesekali kita membahas tentang hari hari disekolah
          ketika malam hari itu, setelah acara bakar bakar jagung, aku menuju ke kamar, tempat aku beristirahat. akhir tahun semakin mendekat. aku berusaha memikirkan apa yang akan aku lakukan di tahun depan. dan tba tiba sesuatu terlintas di fikiranku, aku meraih ponselku, karena tak ada kertas dan pena. Aku terpaksa menulisnya di ponsel dan mulai menulis beberapa rangkaian kata.
         Mungkin tahun 2014 adalah sebuah tahun yang indah. orang orang yang ada di dalamnya, kenangan yang aku buat bersama orang orang itu, takkan terlupakan. dari awal tahun ini, aku sudah merasakan sesuatu yang baik di tahun ini. aku sudah menorehkan goresan goresan kenangan yang indah di tahun ini. meskipun tak semuanya indah, badai pasti akan menerjang. tapi badai badai itu telah berlalu dan mulai muncul pelangi yang indah.
         sedikit tak rela sebenarnya, jika tahun 2014 akan segera berakhir. namun inilah kesempatan untuk menjadi seseorang yang lebih sukses, lebih baik, pribadi yang lebih baik, nilai nilai yang semakin baik, karya karya yang di publikasikan menjadi lebih memiliki seni tinggi, menjadi seseorang yang lebih beriman lagi terhadap Allah, bisa melalui semua ijian hidup dan ujian dari sekolah. dan yang terpenting, sahabat dan orang orang yang tersayang yang telah membuat kenangan di tahun lalu akan membuat kenangan di tahun 2015 nanti. Aamiin.
         Kusimpan rangkaian kata tadi kedalam ponselku. dan aku hanya butuh beberapa saat saja untuk menanti detik detik pergantian tahun. karena beberapa saat lagi aku akan menutup buku lama, dan memulai lagi dari sebuah lembaran yang bersih. saatnya mulai membuka sebuah lembaran baru, dan menyimpan lembaran lembaran lama.